my first one

Just another Ngeblogs.com ! ngeblog? ya disini tempatnya! weblog

Welcome To Our Site...

Fusce sed justo. Vestibulum eget pede. Pellentesque venenatis nisl et nulla. Nulla malesuada tincidunt nunc. Praesent erat diam, sollicitudin nec, egestas a, tempor et, felis. Aliquam ante lectus, vehicula ac, commodo sed, luctus a, turpis. Aliquam vehicula quam porttitor felis. Quisque metus ante, molestie sit amet, adipiscing sed, vulputate scelerisque, arcu. Nunc suscipit sem e.

March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

tugas ibd bab 2

Posted By erriskafitri on February 20, 2010

Bab 2

Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan kebudayaan adalah dua hal yang begitu erat kaitannya,kedua hal ini juaga menjadi dasar yang lebih kuat untuk pembahasan tentang IBD.

A.Manusia

Manusia di alam mememiliki peran yang sangant unik,dan dapat dipandang dari berbagai segi.Selain itu manusia juga mempunya banyak kepentingan.

Ada dua pandangan yang menjadi acuan  untuk menjelaskan tantang unsur2 yang membangun manusia.

  1. Manusia terdiri dari empat unsur yang saling terkait,yaitu:
    1. Jasad,yaitu badan kasar manusia yang menempati ruang dan waktu,
    2. Hayat, mengandung unsur hidup,
    3. Ruh, dan, daya yang bekerja secara spiritual,
    4. Nafs yaitu kesadaran tentang diri sendiri.
    5. Manusia sebagai kepribadian yang mengandung tiga usur,yaitu :
      1. Id ,yaitu suatu energy psikis yang menunjukkan cirri alami manusia,tidak berhubungan dengan lingkungn luar diri tetapi terkait dengan struktu lain kepribadian,
      2. Ego, memiliki peran menghubungan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengertioleh orang lain.
      3. Superego, merupakan struktur kepribadian yang paling akhir,muncul kira-kira pada usia lima tahun.

B.Hakekat Manusia

a. Mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.

b. Manusia ciptaan Tuhan yag paling sempurna, jika dibandingkan dengan mahluk lainnya.

Manusia memiliki akal dan perasaaan.prasaa ada dua macam,yaitu perasaan inderawi an persaan rohani. Perasaan inderawi yaitu rangsangan jasmani melalui panca indera. Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia,misal: Perasaan intelektual, Perasaan estetis, Perasaan etis, Perasaan diri,Perasaan sosial, Perasaan religious

c. Mahluk biokultural,yaitu mahluk hayati yang budayawi

d. Mahluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

C. Kepribadian Bangsa Timur

Untuk menghindari pendekatan terhadap jiwa manusia itu,hanya sebagian subjek yang terkandung dalam batas individu yang terisolasi , maka francis L.K Hsu mengembangkan suatu konsepsi, bahwa dalam jiwa manusia sebagai mahluk sosial budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah-olah seperti lingkaran-lingkaran konsentris sekitar diri pribadi.

7. tak sadar

6. sub sadar

5.kesadaran yang tidak dinyatakan

4. Kesadaran yang dinyatakan

3. lingkungan hubungan karib

2. lingkungan hubungan berguna

1. lingkungan hubungan jauh

0. dunia luar.

D. Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan jika dikaji dari asalkata bahasa sansekerta berasal dari kata budhaya yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin,kebudayaan berasal dari kata colere yang berarti mengolah tanah.Jadi secara umum kebudayaan dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi menusia dengan tujuan untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya.

Pengertian kebudayaan secara istilah memliki berbagai macam definisi dari para ahli. Namun, secara praktis kebudayaan merupaka sisitem nilai dan gagasan utama(vital). Sistem nilai dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaan terwujud dalam tiga system kebudayaan secara terperinci, yaitu system ideology, system sosial, dan system teknologi.

E. Unsur-Unsur Kebudayaan

C. Kluckhohn di dalam karyanya berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan ,bahwa ada 7 unsur kebudayaan universal,yaitu :

  1. Sistem religi
  2. Sistem organisasi Kemasyarakatan
  3. Sistem Pengetahuan
  4. Sistem mata pencaharian hidup dan system-sitem ekonomi
  5. SisSistem teknologi dan Peralatan
  6. Bahasa
  7. Kesenian

F. Wujud Kebudayaan

Menurut dimensi wujudnya,kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu :

  1. Kompleks gagasan,konsep, dan pikiran manusia. Bewujudsistem budaya , sifatnya abstrak.
  2. Kompleks aktivitas. Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi.
  3. Wujud sebagai benda.

G. Orientasi Nilai Budaya

Sistem nilai budaya semua kebudayaan di dunia secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia yaitu:

  1. Hakekat hidup manusia(MH)
  2. Hakekat karya manusia(MK)
  3. Hakekat waktu manusia(WM)
  4. Hakekat alam manusia (MA)
  5. Hakekat hubungan manusia(MN)

H. Perubahan Kebudayaan

Perubahan kebudayaan ialah perubahan yang terjadi dalam system ide yang dimiliki bersama para warga masyarakat yang bersangkutan. Tidak ada kebudayaan yang statis,semua kebudayaan memiliki gerak dan dinamika. Terjadinya gerak dan perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :

  1. Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri, misalnya perubahan jumlah dan komposisi penduduk.
  2. Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup.

Dalam perubahan kebudayaan tidak lepas dari proses akulturasi. Beberapa massalah yang menyangkut proses tesebut adalah :

  1. Unsur-unsur kebudayaan asing manakah yang mudah di terima
  2. Unsur-unsure manakah yang sulit diterima
  3. Individu-individu manakan yang cepat menerima unsur-unsur yang baru,
  4. Ketegangan-ketegangan apakah yang timbul sebagai akibat akulturasi tersebut.

Berbagai factor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsur kebudayaan baru diantaranya:

  1. Terbatasnya masyarakat memiliki hubungan /kontakdengan kebudayaan dan dengan orang-porang yang berasal dari luar masyarakat tersebut.
  2. Adanay penyeleksian budaya yang terjadi karena adanya pandangan hidup dan nilai-nilai yang dominan dalam suatu kebudayaan.
  3. Corak struktur suatu masyarakat
  4. Suatu kebudayaan diterima jika sebelumnya sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan bagi diterimanya unsur kebudayaan baru tersebut.
  5. Kebuyaan baru dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat

I.Kaitan Manusia dan Kebudayaan

Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai prilaku kebudayaan dan kebudayaan dalah objek yang dilaksanakan manusia.

Dari sisi lain, hubungan manusia dengan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling terkait. Proses dialektis tercipta melalui tiga tahap.

  1. Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan  membangun dunianya,
  2. Obyektivasi, yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif,
  3. Internalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia.

tugas ibd bab 1

Posted By erriskafitri on February 20, 2010

Bab 1

Tinjauan Tentang Ilmu Budaya Dasar

A.PENDAHULUAN

Ilmu budaya dasara adalah mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, kebudayaan, dan berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari.Hali ini penting dipelajari dalam setiap tingkat pendidikan hingga pergurun tinggi, karena tidak dapat disangkal bahwa ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia-manusia spesialis yang tidak berpandangan luas.

Jadi secara singkat dapat dikatakan bahwa setelah mendapat mata kuliah ini mahasiswa diharap mempersiapkan :

  1. Minat dan kebiasaaan memnyelidiki apa-apa yang terjadi disekitarnya dan diluar lingkungannya, menelaah apa yang dikerjakannya sendiri.
  2. Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianut serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini ddengan hidupnya sehari-hari.
  3. Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutnya untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-nilai tersebut untuk dirinya sendiri.
  4. Keberanian moral untuk mempertahankan nila-nilai yang dirasanya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.

Latar belakang diberikannya mata kuliah IBD, selain melihat konteks budaya Indonesia, adalah dalam rangka menyempurnakan pendidikan sarjana.

Latar belakang IBD dalam konteks budayta, Negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:

  1. Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan berbagai keanekaragaman budayanya
  2. Terjadinya pergeseran nilai budaya akibat proses pembanguna yan g sedang berlangsung terus menerus dan mempengaruhi mental manusia yang dapat menyebabkan timbulnya konflik dalam kehidupan.
  3. Kemajuan ilmu pengetahuann dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia.

B. Ilmu Budaya Dasar Sebagai Bagian Dari Mata Kuliah Dasar Umum

Secara Khusus MKDU bertujuan menghasilkan sarjana yang dapat mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia,takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Memiliki wawasan yang komperhensif serta pendekatan integral dalam berbagai masalah di semua aspek kehidupan, serta memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan.

Jadi MKDU lebih menitikberatkan untuk mengembangakan kepribadian mahasiswa berbeda debgan mata kuliah bantu yang bertujuan menopang keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya.

C. Pengertian Ilmu Budaya Dasar

Secara umum ilmu budaya dasar adalah pengethuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dkembangakan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Istilah IBD dikembangakan sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah “the humanities”. Secara istilah Humanities berasal dari bahasa latin Humanus = manusia yang berbudaya halus. The Humanities  berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai manusia berbudaya.

Pengetahuan budaya berbeda dengan Ilmu Budaya Dasar. Pengetahuan Budaya(humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian ( disiplin )seni dan filsafat.Sedangakan Ilmu budaya Dasar ( basic humanities )adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangakan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

D. Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Seperti pengertiannya yaitu usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangakan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan, jelas bahwa mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli tetapi semata-mata salah satu usaha mengembangakan kepribadian mahasiswadengen cara memperluas wawasan pem ikiran serta kemampuan kritikalnyaterhadap nilai-nilai budaya.

Untuk dapat mencapai tujuan IBD diharapkan dapat mengusahakan ketajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkup budaya, memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan dan mengembangakan daya kritis, mengusahakan agar mahasiswa ahli dalam bidang disiplin masing-masing sebagai penerus bangsa dan Negara, serta mengusahakan wahana komunikasi para akademi agar dapat berkomunikasi satu sama lain.

E. Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar.

Dua masalah pokok yang diguankan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian  IBD adalah :

  1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan men ggunakan pengetahuan budaya,baik dari segi masig-masing keahlian didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
  2. Hakaekat manusia yang satu universal , akan tetapi yang beraneka ragam perwujudan dalam kebudayaan masing-masing kebudayaan dan tempat.

Berdasarkan kedua masalah pokok tersebut,manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian.

Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah:

  • Manusia dan cinta kasih
  • Manusia dan keindahan
  • Manusia dan penderitaan manusia dan keadilan
  • Manusia dan pandangan hidup
  • Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
  • Manusia dan kegelisahan
  • Manusia dan harapan.

meletakkan ponsel di pinggang menyebabkan tulang keropos

Posted By erriskafitri on November 22, 2009

kalian biasa meletakkan telepon seluler diikat pinggang? Ada baiknya mulai menghentikan kebiasaan ini, karena bisa menimbulkan tulang keropos. Berdasarkan penelitian Suleyman Demirel University di Isparta, Turki, ditemukan fakta bahwa telepon seluler yang sering diletakkan di pinggul bisa mengurangi kepadatan tulang di area pelvis yang biasa digunakan untuk pencangkokan tulang.

Menurut peneliti, bidang elektromagnetik yang diemisikan oleh telepon seluler membahayakan kepadatan tulang. Karena itu, telepon seluler generasi mendatang diharapkan bisa mengurangi paparan bidang elektromagnetik terhadap pengguna. “Untuk sementara waktu, ada baiknya memastikan kalau menempatkan telepon seluler sejauh mungkin dari tubuh, sepanjang kita hidup,” tutur peneliti Dr Tolga Atay, seperti dikutip dari healthday.

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Craniofacial Surgery ini, para peneliti menggunakan X-ray absorptiometry untuk mengukur kepadatan tulang pada bagian lingkar atas pelvis (iliac wings/sayap penyambungan tulang kelangkang dan tulang usus) pada 150 laki-laki yang membawa telepon seluler di ikat pinggang mereka. Para partisipan itu membawa telepon seluler di pinggul sekitar 15 jam sehari, dan telah menggunakan telepon seluler sekitar enam tahun. (more…)

individu

Posted By erriskafitri on November 22, 2009

Individu

I. Individu
Individu berasal dari berasal dari bahasa latin, indivuduum yang artinya yang tak terbagi, dan merupakan kesatuan yang tak terbatas, yaitu sebagai manusia perorangan.
Dalam bertingkah laku menurut pola pribadi suatu individu terdapat tiga macam kemungkinan:
1. Menyimpang dari norma kolektif
2. Kehilangan individualitas
3. Mempengaruhi masyarakat

Pertumbuhan Individu
Terdapat tiga aliran konsep pertumbuhan yaitu:
1) Aliran asosiasi: pertumbuhan merupakan suatu proses asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara bertahap karena pengaruh baik dari pengalaman luar melalui panca indrayang menimbulkan senssation maupun pengalaman dalam mengenal batin sendiri yang menimbulkan reflexions.
2) Aliran psikologi gestalt: pertumbuhan adalah proses diferensiasi yaitu proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal sesuatu. Pertama mengenal secara keseluruhan, baru kemudian mengenal bagian demi bagian dari lingkunganyang ada.
3) Aliran sosiologi: pertumbuhan merupakan proses perubahan dari sifat mula-mula yang asosial dan social kemudian tahap demi tahap disosialisasikan.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dibagi kedalam tiga golongan
1) Pendirian navistik
Pertumbuhan individu ditentukan oleh factor yang dibawa sejak lahir.
2) Pendirian empiristik dan environmentalistik
Pertumbuhan individu tergantung pada lingkungan

3) Pendirian konvergensi dan interaksionisme
Pertumbuhan individu ditentukan oleh interaksi dasar (factor yang dibawa sejak lahir) dan lingkungannya.

penduduk

Posted By erriskafitri on November 22, 2009

Penduduk

Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:

  • Orang yang tinggal di daerah tersebut
  • Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.

Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.

Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu Demografi. Berbagai aspek perilaku menusia dipelajari dalam sosiologi, ekonomi, dan geografi. Demografi banyak digunakan dalam pemasaran, yang berhubungan erat dengan unit-unit ekonmi, seperti pengecer hingga pelanggan potensial.

Kepadatan penduduk

Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal.

Piramida penduduk

Piramida penduduk menggambarkan perkembangan penduduk dalam kurun waktu tertentu. Negara atau daerah dengan angka kematian bayi yang rendah dan memiliki usia harapan hidup tinggi, bentuk piramida penduduknya hampir menyerupai kotak, karena mayoritas penduduknya hidup hingga usia tua. Sebaliknya yang memiliki angka kematian bayi tinggi dan usia harapan hidup rendah, piramida penduduknya berbentuk menyerupai genta (lebar di tengah), yang menggambarkan tingginya angka kematian bayi dan tingginya risiko kematian.

Pengendalian jumlah penduduk

Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk, umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran. Dokumen dari Yunani Kuno telah membuktikan adanya upaya pengendalian jumlah penduduk sejak zaman dahulu kala. Salah satu contoh pengendalian penduduk yang dipaksakan terjadi di Republik Rakyat Cina yang terkenal dengan kebijakannya ’satu anak cukup’; kebijakan ini diduga banyak menyebabkan terjadinya aksi pembunuhan bayi, pengguguran kandungan yang dipaksakan, serta sterilisasi wajib.

Indonesia juga menerapkan pengendalian penduduk, yang dikenal dengan program Keluarga Berencana (KB), meski program ini cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. Program ini dinilai berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia.

masyarakat perkotaan

Posted By erriskafitri on November 22, 2009

Masyarakat perkotaan
Apabila kita berbicara tentang masyarakat, terutama jika kita mengemukakannya dari sudut antropologi, maka kita mempunyai kecenderungan untuk melihat 2 tipe masyarakat:
Pertama, satu masyarakat kecil yang belum begitu kompleks, yang belum mengenal pembagian kerja, belum mengenal struktur dan aspek-aspeknya masih dapat dipelajari sebagai satu kesatuan.
Kedua, masyarakat yang sudah kompleks, yang sudah jauh menjalankan spesialisasi dalam segala bidang, karena ilmu pengetahuan modern sudah maju, teknologi maju, sudah mengenal tulisan,satu masyarakat yang sukar diselidiki dengan baik dan didekati sebagian saja.
1. Masyarakat Perkotaan
Masyarakat perkotaan sering disebut juga urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat-sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.
Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota, yaitu:
a. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
b. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang-orang lain.
c. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
d. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota daripada warga desa.
e. Jalan pikiran rasional yang pada umumnya dianut masyarakat perkotaan, menyebabkan bahwa interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
f. Jalan kehidupan yang cepat di kota-kota, mengakibatkan pentingnya faktor waktu yang teliti sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.
g. Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar.

Aspek Positif dan negatif
Untuk menunjang aktivitas warganya serta untuk memberikan suasana aman, tentram dan nyaman pada warganya, kota dihadapkan pada keharusan menyediakan berbagai fasilitas kehidupan dan keharusan untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul sebagai akibat aktivitas warganya. Dengan kata lain kota harus berkembang,
Secara umum dapat dikenal bahwa suatu lingkungan perkotaan, seyogyanya mengandung 5 unsur yang meliputi:
a. Wisma
b. Karya
c. Marga
d. Suka
e. Penyempurnaan

keluarga dan masyarakat

Posted By erriskafitri on November 22, 2009

Keluarga dan masyarakat

keluarga
Keluarga merupakan unit satuan masyarakat terkecil sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat.
Menurut Sigmund Freud, keluarga terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Sedangkan menurut Durkhem, keluarga adalah lembaga social sebagai hasil factor-faktor politik, ekonomi, dan lingkungan.
Secara umum dapat dikatakan bahwa keluarga merupakan atau kelompok orang yang mempunyai hubungan darah dan perkawinan. Terdiri dari:
• Keluarga nuklir/inti/batih (nuclear family)
Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.
• Keluarga tua (extended family)
Keluarga kekerabatan yang terdiri dari 3 atau 4 keluarga batih yang terikat oleh hubungan orang tua anak atau saudara kandung oleh suatu tempat tinggal bersama yang besar.
• Keluarga
Individu tersebut merupakan orang tua.
• Keluarga
Individu tersebut merupakan salah satu keturunan.

Fungsi keluarga Menurut Soewaryo Wangsanegara
1) Pembentukan kepribadian
2) Alat reproduksi
3) Merupakan eksponer dari kebudayaan masyarakat
4) Lembaga perkumpulan perekonomian
5) Pusat pengasuhan dan pendidikan

Masyarakat
Masyarakat adalah sekumpulan individu yang tinggal di tempat tertentu dan memiliki adap serta budaya.
7 unsur kebudayaan:
1. bahasa
2. sistem pengetahuan
3. organisasi social
4. sistem peralatan hidup dan teknologi
5. sistem mata pencarian
6. sistem religi
7. kesenian

Interaksi Antara Individu, Keluarga Dan Masyarakat
Seorang individu barulah individu apabila pola prilakunya yang khas dirinya diproyeksikan pada suatu lingkungan social yang disebut masyarakat.
Gambaran mengenai relasi individu dengan lingkungan sosialnya:

a) relasi individu dengan dirinya
b) relasi individu dengan keluarga
c) relasi individu denganlembaga
d) relasi individu dengan komunitas
e) relasi individu dengan masyarakat
f) relasi individu dengan nasional

URBANISASI DAN URBANISME

Posted By erriskafitri on November 22, 2009

URBANISASI DAN URBANISME
1. Arti Urbanisasi
Urbanisasi adalah suatu proses perpindahan penduduk dari desa ke kota atau dapat pula dikatakan bahwa urbanisasi merupakan proses terjadinya masyarakat perkotaan.
Dengan demikian urbanisasi adalah suatu proses dengan tanda-tanda sebagai berikut:
a. Terjadinya arus perpindahan penduduk dari desa ke kota
b. Bertambah besarnya jumlah tenaga kerja non agraria di sektor sekunder (industri) dan sektor tersier (jasa);
c. Tumbuhnya pemukiman menjadi kota
d. Meluasnya pengaruh kota di daerah pedesaan mengenai segi ekonomi sosial, kebudayaan dan psikologis.
2. Sebab-sebab Urbanisasi
Pada dasarnya ada tiga hal utama yang menyebabkan timbulnya urbanisasi yaitu:
a. Adanya pertambahan penduduk secara alamiah
b. Terjadinya arus perpindahan dari desa ke kota;
c. Tertariknya pemukiman pedesaan ke dalam lingkup kota, sebagai akibat perkembangan kota yang sangat pesat di berbagai bidang, terutama yang berkaitan dengan tersedianya kesempatan kerja.
Proses urbanisasi akan menimbulkan akibat antara lain adalah:
a. Terbentuknya suburb
b. Makin meningkatnya tuna karya, yaitu orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap
c. Pertambahan penduduk kota yang pesat menimbulkan masalah perumahan.
d. Lingkungan hidup yang sehat, apalagi ditambah dengan adanya berbagai kerawanan sosial memberi pengaruh yang negatif terhadap pendidikan generasi muda.
3. Usaha-usaha Menanggulangi Urbanisasi
a. Lokal jangka pendek
b. Lokal jangka panjang
c. Nasional jangka pendek
d. Nasional jangka panjang
4. Urbanisme

masyarakat desa

Posted By erriskafitri on November 22, 2009

Masyarakat Pedesaan
Yang dimaksud dengan desa menurut Sutardjo Kartohadikusuma mengemukakan sebagai berikut:
Desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri.
Menurut Bintarto desa merupakan perwujudan atau persatuan geografi, sosial, ekonomi, politik, dan kultural yang terdapat di situ (suatu daerah) dalam hubungannya dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.
Sedangkan menurut Paul H. Landis: Desa adalah penduduknya kurang dari 2.500 jiwa.
Dengan ciri-cirinya sebagai berikut:
1. Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antara ribuan jiwa
2. Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan
3. Cara berusaha (ekonomi) adalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam seperti: iklim, keadaan alam, kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sambilan.
Adapun yang menjadi ciri-ciri masyarakat pedesaan antara lain sebagai berikut:
1. Di dalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakat pedesaan lainnya di luar batas-batas wilayahnya.
2. Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan
3. Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian. Pekerjaan-pekerjaan yang bukan pertanian merupakan pekerjaan sambilan (part time) yang biasanya sebagai pengisi waktu luang.
4. Masyarakat tersebut homogen, seperti dalam hal mata pencarian, agama, adat istiadat dan sebagainya.

Masyarakat desa dianggap memiliki gaya hidup yang lebih baik dibandaing masyarakat kota, Bebera hal seperti interaksi antar warga, sikap sopan santun, dan pergaulan masyarakat desa ini lah yang dinilai lebih baik,sedikit banyak hal ini dikarenakan lingkungan di pedesaan lebih “murni” di banding dengan lingkungan kota.

prasangka

Posted By erriskafitri on November 22, 2009

Prasangka

Prasangka adalah sikap terhadap orang  lain semata-mata karena orang itu dianggap anggota kelompok tertentu. Adapun keanggotaan dalam sebuah kelompok tidak bisa diartikan secara konvensional. Kelompok bisa berupa apapun. Tidak hanya geng, pertemanan, organisasi pertetanggaan, etnik dan semacam itu. Tidak juga harus memiliki kartu keanggotaan. Kelompok bisa berarti gaya hidup yang sama, hobi yang sama, cara berpakaian yang sama, pekerjaan yang sama, kelas sosial yang sama, sampai jenis kelamin yang sama.

Kita tahu bahwa prasangka adalah sebuah sikap. Nah, sebagai sebuah sikap, sebagaimana jenis sikap yang lain, prasangka mengandung tiga komponen dasar sikap. Ketiganya yaitu perasaan (feeling), kecenderungan untuk melakukan tindakan (Behavioral tendention), dan adanya suatu pengetahuan yang diyakini mengenai objek prasangka (beliefs). Tiga komponen tersebut selalu ada dalam sebuah prasangka.

Kecenderungan tindakan yang menyertai prasangka biasanya keinginan untuk melakukan diskriminasi, melakukan pelecehan verbal seperti menggunjing, dan berbagai tindakan negatif lainnya. Misalnya jika kita berprasangka pada orang lain agama akan mengindoktrinasi kita agar pindah agama, maka mungkin anda akan menolaknya ketika ia datang bertamu, menolak bantuan darinya atau bisa jadi anda juga menyebarkan gosip jelek tentangnya.